SeCrP7dtUL2aVHC9BPTmzy7YOro5ys5FuFCiiVVo

Ssttt... Yuk Intip Tips Hemat Belanja Bahan Makanan


Ilustrasi by Freepik


Dalam berbelanja kebutuhan rumah tangga sehari – hari, tentu kebutuhan akan bahan makanan tidaklah luput dari daftar belanja, karena memang ini adalah salah satu pos pengeluaran yang tidak mungkin kita skip dan biasanya juga yang paling banyak memakan anggaran belanja bulanan kita ya moms.

Sedikit berbagi tips agar belanja bahan makanan lebih efektif, untuk kategori bahan makanan kita bisa mulai dengan membuat breakdown list dnegan membuat dua skala besar antara bahan makanan segar dan non segar. Bahan makanan segar yang dimaksud adalah seperti hal nya sayur, buah, daging, ikan, dan beragam jenis lauk pauk yang lain yang mempunyai masa kadaluarsa yang cepat karena tidak mengandung pengawet, sedangkan bahan makanan non segar adalah bahan makanan yang bisa kita simpan di pantry atau dapur kering seperti aneka macam saus dan bumbu masak, frozen food, makanan kemasan dan beragam jenis makanan lain yang mempunyai tanggal kadaluarsa yang cenderung lama karena terdapat pengawet di dalam nya.

Bila kita sudah mengklasifikasikan ke dalam dua kategori tersebut, maka akan lebih mudah untuk membuat strategi dalam berbelanja.

Bahan makanan segar

Berbelanja bahan makanan segar sangat disarankan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan nutrisi seluruh anggota keluarga, karena dengan rutin mengkonsumsi bahan makanan segar akan membuat tubuh kita sehat dan terjaga kesehatan nya dalam jangka panjang. Bagaimana tips berbelanja makanan segar agar lebih hemat dan justru tidak berakhir dengan dibuang karena ternyata sudah layu bahkan busuk ? nah yuk intip tips berikut :

Buat list menu. Bila kita termasuk orang yang suka bingung hari ini mau masak apa dan tidak ada ide untuk mengolah bahan makanan yang tidak ada di kulkas, maka sangat dianjurkan untuk konsisten membuat meal plan secara berkala. Dengan adanya meal plan maka kita tidak akan bingung lagi dnegan drama mau masak atau makan apa ya hari ini ?

Belanja sesuai list menu. Setelah membuat list menu, kita bisa berbelanja bahan makanan segar sesuai  dengan bahan – bahan apa yang dibutuhkan untuk menu yang sudah kita buat. Jangan lupa juga untuk memperhatikan detail , tidak hanya bahan makanan utama namun juga bumbu atau atau seasoning yang mendukung menu tersebut.

Perhatikan periode belanja. Memilih waktu atau perode belanja yang tepat juga sangan menentukan apakah makanan yang kita beli bisa bertahan lama atau tidak. Untuk bahan makanan segar, usahakan tidak terlalu lama menyimpan nya dan segera dikonsumsi, karena bila terlalu lama menyimpan nya walaupun di dalam lemari pendingin maka tidak menutup kemungkinan akan segera layu bahkan busuk karena adanya proses oksidasi yang aktif. Untuk menyiasatinya, kita bisa berbelanja bahan makanan segar harian atau mingguan. Cara mingguan lebih efektif karena dalam seminggu bahan makanan seperti sayur dan buah masih bisa lumayan bertahan baik dalam lemari pendingin. Jadi, kita berbelanja bahan makanan untuk seminggu dan harus habis dalam waktu yang sama agar tidak ada lagi acara membuang makanan karena busuk akibat terlalu lama disimpan.

Belanja di pasar lokal. Berbelanja  bahan makan segar akan lebih hemat bila kita membeli nya di pasar tradisional atau pasar lokal yang ada di dekat rumah. Sudah bukan rahasia umum lagi kalau harga yang ditawarkan di pasar jauh lebih murah daripada di swalayan. Selain untuk berhemat, kita juga berperan membantu ekonomi lokal untuk tetap sustain.

Bahan makanan non segar

Berbeda dengan bahan makanan segar, untuk bahan makanan non segar mereka cenderung mempunyai daya tahan yang lama dan tidak mudah rusak karena sudah melewati proses produksi dan mempunyai bahan pengawet yang masih dalam batas aman dan wajar. Untuk berbelanja bahan makanan non segar lebih fleksibel daripada makanan segar karena time periode nya lebih lama. Namun, untuk bisa tetap hemat dalam berbelanja, kita bisa loh mempertimbangkan beberapa tips berikut :

Buy in bulk. Isltilah buy in bulk atau beli dalam jumlah besar dan banyak ini bisa kita terapkan untuk membeli bahan makanan yang secara regular kita konsumsi karena membelinya dalam paket atau ukuran besar tentu lebih murah daripada membelinya dalam ukuran kecil, selain itu, kita juga tidak perlu sering – sering berbelanja hanya untuk membeli item yang sama, cukup membeli sekali untuk memenuhi kebutuhan selama sebulan atau lebih. Bahan makanan ini misalnya saja beras, pasta, oatmeal atau bahkan makanan hewan kesayangan.

Rajin mencatat. Kita harus mau meluangkan waktu untuk rajin mencatat bahan makanan apa saja yang sudah out of stock atau habis. Dengan membuat catatan seperti ini, maka akan sangat memudahkan  dan menjadi panduan saat kita berbelanja karena sudah tahu apa saja yang akan dibeli.

Pisahkan budget. Bahan makanan non segar tidak setiap hari atau setiap minggu kita beli, kita hanya membelinya saat stok sudah habis sehingga anggaran atau budget nya  lebih baik dipisah dengan belanja regular makan segar. Dengan begitu, kita tidak bingung lagi dan sudah secure dengan anggaran kebutuhan masing – masing pos belanja.

Well, cermat dan detail dalam perencaan berbelanja adalah salah satu cara kita untuk bisa balance dalam budgeting rumah tangga, karena belanja adalah hal yang esensial dan salah satu kebutuhan yang tidak bisa ditiadakan dalam operasional rumah tangga, sehingga bijak dalam mengaturnya adalah langkah yang tepat menuju kestabilan finansial keluarga.

Related Posts
Umi Fitria Prihantini
Seorang Ibu, wanita, teman dan partner yang selalu ingin membuka hati dan pikiran untuk belajar tentang hidup. Email : simpelmommy@gmail.com

Related Posts

Posting Komentar

Popular