SeCrP7dtUL2aVHC9BPTmzy7YOro5ys5FuFCiiVVo

Menjaga Kualitas Relationship Saat Sudah Menikah



Ilustrasi by Freepik

Dalam kehidupan percintaan baik yang masih pacaran maupun yang sudah berumah tangga, tentu banyak suka duka yang di alami,tidak hanya momen atau kejadian yang menyangkut kedua belah pihak, namun juga masa – masa di mana salah satu dari pasangan merasakan kegalauan atau ketidanyamanan saat kebutuhan nya tidak terakomodir dengan baik oleh yang lainnya.

Tantangan akan jauh lebih sulit dan rumit saat sudah memasuki dunia pernikahan. Seperti yang kita ketahui bersama, awal – awal pernikahan adalah masa – masa yang penuh dengan romansa dan sukcita, namun seiring berjalan nya waktu, kita diserang oleh rasa bosan dan monoton, hal ini sangat berbahaya bila dibiarkan berlarut – larut karena secara tidak langsung akan mengikis kualitas relationship kita dengan pasangan secara perlahan – lahan.

Sifat asli baru terlihat setela menikah

Mungkin idiom di atas sangat lah relate dengan yang dialami oleh banyak orang. Tidak jarang banyak yang mengeluh kan bahwa setelah sekian waktu menikah mereka merasa bahwa pasangan nya berubah, sudah tidak seperti dulu saat masih pacaran. Well, bukan pasangan nya yang berubah, namun memang demikian sifat aslinya. Bias nya adalah, saat pendekatan dan pacaran kita cenderung berada di level bucin yang tinggi, semua yang kita pikir dan khayalkan tenang pasangan adalah yang baik – baik dan nyaris sempurna tak ada celah, pun demikian sebaliknya, setiap orang yang menjalani fase berpacaran akan cenderung menunjukkan versi dirnya yang terbaik, mereka akan berusaha tampil dengan penampilan yang terbaik, berkata – kata yang paling baik dan sebagainya dengan harapan untuk memberikan rasa nyaman pada pasangan nya sehingga tentu akan lebih mudah diterima untuk terus berada dalam suatu hubungan, karena saat masa pacaran, kita masih belum sepenuhnya memiliki dan peluang untuk bubar akan selalu ada, itulah mengapa setiap pasangan akan berusaha untuk bisa diterima.

Berbeda cerita setelah menikah, menikah berarti suatu hubungan sudah diresmikan dan masing – masing pasangan mempunyai hak memiliki satu sama lain. Sudah ada hukum atau aturan yang mengatur hubungan pernikahan baik yang diakui secara agama maupun undang – undang negara, sehingga secara psikologi hal ini tentu membuat sebagian besar orang merasa aman dan tidak perlu lagi bersusah payah sedemikian rupa seperti halnya saat masih berpacaran.

Menjaga kualitasrelationship setelah menikah

Setelah menikah, kualitas hubungan tetap harus dijaga, karena dalam pernikahan, masing  - masing pasnagan terikat satu sama lain oleh norma – norma yang diatur baik tertulis maupun tidak tertulis di dalam nya. Bila kita amati, banyak pasangan yang sudah menikah justru merasa seakan – akan sudah terbebas dari pencitraan atau upaya – upaya yang biasa dilakukan saat masih berpacaran dalam rangka mempertahankan hubungan dan selalu menyenangkan pasangan. Saat sudah menikah kita lupa bahwa justru mempertahan kan untuk bisa selalu berada di level kualitas hubungan yang baik dan tetap berusaha menyenangkan pasangan adalah tugas besar yang harus kita perjuangkan terus menerus. Menikah bukan berarti kita menjalankan suatu hubungan mengalir seperti air, autopilot, namun di dalam nya ada tanggung jawab kedua belah pihak untuk sama – sama menjaga perasaan satu sama lain. Bagaimana agar pasangan selalu merasa aman dan nyaman dengan kita, bagaiman pasangan kita merasa bahwa mereka dihargai dan didukung , dan yang lebih penting adalah bagaima pasangan kita merasa bahwa mereka didengar keluh kesah nya dan dianggap keberadaan nya di sisi kita.

Banyak pasangan yang terkdanag abai, di zaman gadget seperti ini kita lebih banyak meluangkan waktu bersama dengan gadget, bukan nya dengan pasangan. Tentu pasangan kita akan merasa sangat bahagia walau hanya sekedar ngobrol santai, sekedar ditanya kabar hari ini dan didengar apa saja yang mereka lakukan hari ini, contoh yang mungkin sepele tapi banyak orang yang justru melewatkan momen – momen seperti ini.

Justru kesedehanaan dan apa danya dalam suatu hubungan, hal – hal kecil yang biasa – biasa saja, itu lah yang bisa memupuk pondasi hubungan agars selalu bisa lebih kuat, lebih baik dan berada pada level yang sama, kita tentunya tidak ingin pernikahan kita semakin lama semakin hambar dan menurun kualitas nya, kita semua pasti ingin semakin lama semakin meningkat kualitas kita dengan pasangan dalam mengarungi lautan pernikahan.


Related Posts
Umi Fitria Prihantini
Seorang Ibu, wanita, teman dan partner yang selalu ingin membuka hati dan pikiran untuk belajar tentang hidup. Email : simpelmommy@gmail.com

Related Posts

Posting Komentar

Popular