SeCrP7dtUL2aVHC9BPTmzy7YOro5ys5FuFCiiVVo

Memahami Bahasa Cinta Pasangan


Ilustrasi pasangan by Freepik

Love language
atau bahasa cinta adalah salah satu hal yang wajib dipahami oleh pasangan. Bahasa cinta adalah bentuk mengungkapkan perasan cinta dan sayang kita kepada pasangan, atau sebaliknya, bagaimana kita ingin diperlakukan oleh pasangan.

Berbicara mengenai bahasa cinta, tentu setiap orang mempunyai cara dan selera nya masing - masing yang tidak bisa di sama ratakan, bahasa cinta yang menurut kita ideal belum tentu ideal menurut orang lain, sehingga di sinilah dibutuhkan yang namanya saling pengertian satu sama lain.

Banyak kita jumpai pasangan yang bertengkar hanya karena mereka salah memahami love language satu sama lain dan alhasil merembet ke masalah dan hal - hal lain yang seharusnya tidak menjadi masalah. Lalu, apa saja sih love language yang bisa kita identifikasi dan bagaimana cara mengetahui love language pasangan kita ? mengutip dari laman halodoc.com, berikut adalah lima jenis love language yang harus kita ketahui :

1. Kata - Kata Penegasan (Word of Affirmation)

Beberapa orang atau pasangan suka mendengar pasangan nya mengungkapkan rasa cinta kasih nya secara verbal seperti "aku mencintaimu", "aku sayang kamu", atau sekedar ucapan terima aksih atau bentuk ucapan apresiasi lain nya. Beberapa orang mungkin menganggap ini biasa saja dan untuk pasangan dengan usia pernikahan atau berpasangan yang cukup lama mungkin sudah tidak perlu lagi ya mengatakan aku mencintaimu setiap hari, namun bagi beberapa orang kekuatan kata - kata ini cukup powerfull bagi mereka dan memberikan ketenangan, kenyamanan dan penegasan terhadap perasaan dan komitmen  psangan nya kepada mereka , jadi jangan bosan - bosan ya untuk mengucapkan kata - kata cinta kepada pasangan kita bila mereka termasuk yang tipe ini.

2. Waktu Berkualitas (Quality Time)

Terkadang kata - kata cinta saja tidak cukup untuk membuktikan rasa cinta kasih kita, beberapa orang menginginkan pasangan nya untuk meluangkan waktu berkualitas (quality time) bersama, hal ini sebagai bentuk "tanda cinta" dan kontribusi terhadap hubungan yang dijalin, selain itu quality time juga dinilai mampu memupuk dan mempertahankan ikatan cinta dan bonding emosi pasangan satu sama lain. Dengan menghabiskan quality time bersama maka kita dan pasangaan akan mendapatkan ruang privasi kita sendiri dan mengingatkan kita lagi tentang hubungan yang sudah dijalani dan dirawat sejauh ini.

3. Menerima Hadiah (Receiving Gifts)

Siapa yang suka ngambek ketika pasangan tidak memberikan hadiah saat momen - momen penting seperti ulang tahun, anniversary dan hari - hari bersejarah lain nya dalam perjalana hubungan kita ? karena ternyata salah satu love language ini juga tidak bisa di sepelekan loh, banyak orang yang justru mengukur cinta pasangan nya dari hal - hal seperti ini, mungkin terdengar menggelitik namun begitulah, dengan memberi atau menerima hadiah kita merasa dihargai dan diingat dan hadiah juga berperan sebagai simbol atas cinta dan komitmen kita, walau bukan berarti kalau tidak memerikan hadiah berarti kita tidak cinta, namun boleh dipertimbangkan juga untuk sesekali memberikan hadiah kepada pasangan, tidak harus mahal dan wah karena pesan dibalik pemberian hadiah itulah yang lebih utama.

4. Tindakan Melayani (Acts of Services)

Bahasa cinta yang ke empat ini mungkin akan lebih sering dirasakan dan dialami untuk pasangan yang sudah menikah. Berbeda dengan saat masih pacaran, setelah menikah ada kebutuhan dan aktualisasi untuk melayani dan dilayani sebagai pasangan suami istri. Di sini masing - masing pihak harus paham peran dan posisi masing - masing, keduanya bisa saling berkontribusi untuk melayani dan dilayani satu sama lain, salah satu bentuk atau cara kita mencintai dan menyaangi psangan ya dengan melayani kebutuhan nya dengan baik, ini seperti bentuk kerelaan dan ketulusan kita memberikan yang terbaik yang bisa kita berikan sebagai bentuk cinta kita kepada pasangan, ingat ya walaupun image melayani ini di masyarakat kita lebih menitikberatkan dari istri ke suami, namun suami juga perlu loh melayani istri.

5. Sentuhan Fisik (Physical Touch)

Kalau bahasa cinta yang satu ini sudah tidak perlu dipetanyakan lagi, ini adalah nature yang mendasar dalam setiap hubungan pria dan wanita. Tidak ada hubungan apalagi dalam pernikahan yang awet dan langgeng tanpa adanya physical touch yang intens. Sentuhan fisik secara psikologis memberikan rasa dicintai dan rasa aman, ini adalah cara cepat untuk menunjukkan rasa cinta kita, bisa berupa pelukan, ciuman hangat kepada pasangan dan berbagai sentuhan fisik lain yang menunjukkan perasaan kita. Bijak dalam melakukan sentuhan fisik juga diperlukan, meskipun bahasa cinta ini adalah yang paling mendasar , mamun kita juga tidak mau kan mengumbar nya tanpa sadar tempa, situasi dan kondisi.

Itulah lima bahasa cinta atau love language yang harus kita pahami dan amati dalam hubungan kita, bila kita masih bingung kira - kira apa bahasa cinta pasangan kita, kita bisa menerapkan semua nya dan melihat tipe bahasa cinta yang mana yang paling membuat pasangan kita nyaman. Menurut saya pribadi ke lima bahasa cinta di atas sangatlah relate dan bisa diterima semua pasangan, mungkin ada beberapa psangan yang memang kurang bisa menerapkan semua nya dan it's ok, semua kembali kepada kenyamanan masing - masing pihak, asalkan pasangan yang satunya bisa dan legowo memahami satu sama lain. Jadi, apa bahasa cinta favoritmu ? 



Related Posts
Umi Fitria Prihantini
Seorang Ibu, wanita, teman dan partner yang selalu ingin membuka hati dan pikiran untuk belajar tentang hidup. Email : simpelmommy@gmail.com

Related Posts

Posting Komentar

Popular