SeCrP7dtUL2aVHC9BPTmzy7YOro5ys5FuFCiiVVo

Tips Nasi Tahan Lama dan Menyiasati Nasi yang Tersisa ? Begini Caranya



Ilustrasi by Freepik

Siapa yang tidak suka makan nasi ? sebagai orang asia terutama orang Indonesia tentu kita sudah terbiasa memakan makanan pokok yang satu ini. Nasi memang menjadi makanan pokok andalan masayarakat kita selain singkong, sagu dan beberapa jenis umbi – umbian lain nya. Ada istilah kalau belum makan nasi maka berasa belum makan, ternyata ada benarnya juga ya kalau kita lihat dari pola atau kebiasaan kita dan orang – orang di sekeliling kita.

Nasi biasanya dimasak dan disajikan dengan aneka sayur dan lauk pauk. Nasi dapat dimasak dengan berbagai cara, bagi orang – orang modern sekarnag ini, adanya alat penanak nasi elektronik atau yang kita sebut rice cooker memang sangat membantu, namun dulu sebelum ditemukan rice cooker nenek moyang kita memasak nasi dengan cara tradisional yang memerlukan beberapa langkah mulai dari merebus beras, mengaron, mengukus sampai menjadi nasi yang siap untuk dihidangkan. Meskipun cenderung memakan waktu lama, namun menanak nasi dengan cara tradisional sampai sekarang pun masih banyak diminati dan dilakukan oleh banyak orang karena tekstur dan cita rasa nasi yang dimasak dengan cara ini memang lebih enak, pulen dan tahan lama.

Nah, berbicara tentang nasi yang tahan lama, pernah kah kita mengalami nasi yang dimasak terutama bila kita memasak dengan rice cooker ternyata tidak tahan seharian ? misalkan kita memasak nasi di pagi hari, ternyata di malam hari nasi sudah lembek ataupun berair dan sudah tidak layak untuk dimakan lagi ? atau saat stok nasi masih banyak lalu harus diapakan ya ? dibuang sayang tapi kalau kelamaan disimpan di dalam magic com juga akan rusak ?

Berikut ini beberapa tips yang bisa kita coba supaya nasi yang kita masak lebih tahan serta tips cara meyimpan nasi yang masih tersisa :

1.       Pilih beras dengan kualitas yang bagus

Beras dengan kualitas yang bagus tidak selalu harus beras yang harganya mahal, di pasaran kita bisa menemukan beras lokal dengan harga yang terjangkau namun memiliki kualitas yang bagus. Bagaimanapun juga, sebaik dan  sebagus apapun skill kita dalam memasak nasi, bila kualitas beras yang kita gunakan jelek, maka hasil akhirnya pun juga tidak akan maksimal, nasi tetap akan terasa kurang enak dan yang lebih parah lagi nasi menjadi cepat rusak, entah itu cepat kering, lembek ataupun berair.

2.       Cuci beras sampai bersih

Pastikan kita mencuci beras dengan air sampai bersih, jangan sampai sisa – sisa gabah beras ikut tercampur dalam beras yang akan dimasak ya karena pasti akan mempengaruhi cita rasa. Kondisi air juga harus diperhatikan, gunakan air bersih dan jangan gunakan air yang berwarna atau berbau untuk mencuci beras. 

3.       Gunakan air bersih untuk menanak

Tidak hanya air untuk mencuci beras saja yang bersih, air yang akan digunakan untuk menanak beras juga harus benar – benar bersih. Pengalamn saya pribadi saya biasanya menggunakan air minum galon daripada harus memakai air ledeng untuk menanak beras karena saya rasa lebih aman saja memasak dengan air yang juga aman dan biasa kita minum dan konsumsi sehari – hari (ini preferensi pribadi ya, setiap orang mungkin punya pendapat dan pengalaman yang berbeda – beda and that’s okay). 

4.       Masak sesuai waktu dan urutan

Bila kita memasa nasi dengan rice cooker  mungkin akan lebih praktis dan otomatis ya karena setelah nasi dicuci dan diberi air, kita tinggal menekan tombol on dan otomatis mesin akan bekerja dengan sendirinya sampai nasi benar – benar matang dan siap disantap. Berbeda bila kita memasak nasi secara manual, yang mana kita harus merebus nasi, memastikan nasi pada kondisi aron (setengah matang) sebelum nantinya dikukus, dan semua itu butuh ketepatan waktu dan langkah – langkah memasak yang harus pas dan runtut. Jadi, pastikan untuk menyediakan timer atau memantau langsung proses pemasakan ya.

5.       Simpan nasi dengan cara yang benar

Mungkin selama proses penanakan nasi kita tidak mengalami kendala yang berarti, namun biasanya drama – drama akan dimulai justru saat nasi sudah matang. Terutama saat kita keliru dalam meyimpan nasi yang sudah matang ini, bisa – bisa nasi tidak bertahan lama kesegaran nya. Bagi yang mempunyai magic com, nasi biasanya disimpan dalam mode warm  untuk mempertahankannya dalam kondisi hangat sepanjang hari, namun cara ini juga sedikit tricky, karena bila kita hangatkan seharian penuh, terkadang nasi juga lama – lama akan kering terutama yang berada di bagian dasar wadah sehingga tak ayal kita menemukan kerak – kerak nasi yang menempel dan ini sangat mengganggu bukan ? kalau sudah begini, bila memang kita meginginkan nasi yang hangat sepanjang hari kita bisa mulai dengan memilih dan membeli magic com dengan kualitas yang bagus, memang dari segi harga akan sedikit pricey, namun dengan kualitas alat yang mumpuni, tentu hasil yang didapatkan juga sepadan dengan harga nya.

Bila kita tidak terlalu memusingkan makan nasi yang hangat sepanjang waktu dan makan nasi dingin juga oke – oke saja, maka penyimpanan nasi akan lebih mudah, setelah nasi matang, diamkan sejenak di rice cooker selama kurang lebih 15 sampai dengan 30 menit supaya nasi lebih pulen dan matang dengan sempurna, selanjutnya kita bisa mengaduk - aduk nasi  terlebih dahulu supaya uap panas dari nasi bisa keluar semua dan simpanlah nasi di wadah dengan sirkulasi udara yang baik, jangan disimpan di dalam tempat yang tertutup rapat karena hal ini akan membuat nasi cepat lembek dan berair. Hal yang sama juga bisa kita lakukan bila kita memasak nasi secara manual.

6.       Jangan terlalu lama menyimpan nasi di suhu ruang

Setelah nasi matang dan siap disantap, sebisa mungkin nasi dihabiskan dalam waktu 24 jam karena biasanya nasi yang disimpan terutama di suhu ruang tidak bisa bertahan terlalu lama. Bila sekiranya dalam sehari masih ada nasi yang tersisa, maka kita bisa meyimpan nya ke dalam kulkas.

7.       Simpan nasi yang tersisa

Melanjutkan poin nomor 6, nasi yang tidak habis jangan langusng dibuang ya, kita bisa loh menyimpan nya ke dalam kulkas, caranya kebalikan dengan trik menyimpan nasi setelah matang, untuk nasi yang sisa ini harus kita simpan di dalam wadah tertutup rapat sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Bila kita ingin menyimpan dalam waktu yang tidak terlalu lama kita bisa menyimpan di rak kulkas biasa untuk 2 – 3 hari ke depan, namun bila kita masih belum punya rencana mau diapakan nasinya, kita juga bisa meyimpan nya ke dalam freezer untuk memperpanjang usia penyimpanan.

8.       Cara recook nasi setelah keluar dari kulkas

Selanjutnya, bagaimana cara recook nasi yang sudah disimpan di kulkas ? nasi yang sudah disimpan di kulkas biasanya akan mulai keras dan padat, nah untuk mengembalikan tekstur nasi ke tekstur semula, cara yang paling praktis adalah kita bisa memasukkan nya ke dalam magic com untuk dihangatkan bila memang porsi nasi nya banyak, namun bila porsi nasi nya sedikit kita juga bisa melunakkan nya dengan cara ditumis di atas Teflon dengan api kecil sedang, percayalah cara kedua ini lebih efektif daripada menghangatkan dengan magic com karena proses nya lebih cepat dan hasil nasi nya nasi akan kembali ke tekstur semula bahkan lebih pulen dan kenyal loh.

Sedangkan untuk nasi yang disimpan di dalam freezer juga caranya sama, namun sebelum nya kita harus pindahkan terlebih dahulu nasi dari freezer ke rak regular di kulkas supaya nasi tidak terlalu beku sebelum kita masak ulang.

Nah, itulah tips cara memasak, menyimpan dan recook nasi yang tersisa yang patut kita coba. Jadi, tidak ada lagi drama nasi dibuang karena kering atau lembek dan berair. Dengan teknik memasak yang tepat dan menyiasati penyimpanan nya, kita bisa memanfaatkan nasi yang sudah dimasak semaksimal mungkin tanpa harus terbuang sia – sia. Selamat mencoba ya.

Related Posts
Umi Fitria Prihantini
Seorang Ibu, wanita, teman dan partner yang selalu ingin membuka hati dan pikiran untuk belajar tentang hidup. Email : simpelmommy@gmail.com

Related Posts

Posting Komentar

Popular