SeCrP7dtUL2aVHC9BPTmzy7YOro5ys5FuFCiiVVo

Sharing Pengalaman Menggunakan Toner Retinol, Beneran Bagus ?

ilustrasi by Pexels

Halo, di kesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman pertama kali mencoba menggunakan retinol dalam rangkaian skincare rutin sehari – hari. Mengapa retinol? karena di usai yang sudah tidak lagi muda ini, saya percaya bahwa elastisitas kulit kita seiring berjalan nya waktu bukan nya malah makin kencang ya namun sebaliknya semakin menurun kadar elastisitasnya dan retinol adalah salah satu ingredients dalam skincare yang dari banyak review dan riset yang sanya baca juga salah satu holy grail yang mampu mempertahankan kekencangan kulit dan juga mengurangi tanda – tanda penuaan seperti garis – garis halus dan juga flek hitam.

Berbagai macam bentuk retinol

Retinol sendiri merupakan bahan aktif atau senyawa kimia ya yang pastinya tidak ada form atau bentuk aslinya seperti apa karena sifatnya molecular, namun senyawa retinol ini bisa di inject kan ke dalam berbagai bentuk dan jenis skincare mulai dari toner, krim maupun serum, inilah yang saya maksud dengan “bentuk” itu tadi. Saya pribadi karena baru pertama kali mencoba maka saya putuskan untuk mencoba retinol dalam bentuk paling light nya dulu, yakni toner karena saya pikir harusnya kandungan retinol pada toner tidak se tinggi pada krim maupun serum, jadi aman lah untuk pemula.

Retinol dalam bentuk toner ini juga berbeda dengan bentuk toner pada umumnya ya, dari sisi tekstur nya toner retinol ini bisa dikatakan lebih kental dan bukan cair seperti air yang biasa kita temukan di produk – produk toner lainnya, jadi untuk mengaplikasikan nya lebih baik diusap dan ditepuk – tepuk menggunakan tangan karena bila menggunakan kapas maka akan kurang maksimal penyerapan nya ke kulit dikarenakan cairan toner yang kental akan labih banyak tertahan di dalam kapas.

Frekuensi pemakaian

Untuk pemakaian nya, pemula memang disarankan menggunakan toner retinol ini 2 – 3 kali dalam seminggu dan di selang seling harinya untuk memberikan waktu kulit kita bernapas sejenak dari papapran retinol yang intens. Bila dirasa kulit kita sudah terbiasa dan kuat dengan kadar nya, maka boleh – boleh saja digunakan setiap hari, namun hanya di malam hari ya. Mengapa hanya malam hari? karena senyawa retinol ini termasuk bahan aktif yang peka terhadap cahaya terutama cahaya matahari sehingga bila digunakan di siang hari takutnya malah menimbulkan iritasi atau kemerahan sehingga aman nya kita gunakan di waktu malam saja.

Pengalaman menggunakan retinol

Akhirnya saya mencoba salah satu produk dari brand yang mungkin tidak asing lagi di dunia per skincare an, yakni brand lokal Avoskin yang setahu saya (koreksi bila saya salah ya) adalah salah satu brand yang meluncurkan retinol dalam bentuk toner karena jujur sebelumnya saya hanya tahu retinol dalam bentuk krim malam yang thick, namun setelah Avoskin meluncurkan produk toner retinol nya saya langsung berminat untuk mencoba karena klaim nya produk ini mengandung kadar retinol   yang aman dan tidak membuat kulit iritasi, terutama untuk pemula.

sumber : Avoskin.com

Pemakain pertama kali memang ada sensasi cekit – cekit ya, mungkin karena baru pertama kali kulit saya bersentuhan langsung dengan retinol sehingga memunculkan sensasi ini. Setelah memakai toner retinol ini, tidak lupa saya tutup dengan menggunakan pelembab murni, bukan krim malam dengan kandungan bahan aktif atau bahan yang macam – macam itu karena instruksi dari produknya sendiri juga setelah memakai toner ini bisa dilanjutkan dengan mengaplikasikan pelembab.

Setelah dipakai semalaman, keesokan harinya tidak ada masalah yang berarti, kulit saya baik – baik saja, tidak ada iritasi, gatal maupun kemerahan bahkan rasanya kulit saya makin segar. Setelah pemakaian selama beberapa kali saya sudah tidak merasakan sensasi cekit – cekit lagi dan biasa saja seperti menggunakan toner pada umumnya. Hal yang paling terasa saat saya rutin memakai retinol adalah warna kulit saya lebih merata, noda – noda bekas jerawat juga memudar meskipun untuk tahap sampai benar – benar hilang juga butuh waktu yang tidak sebentar dan juga kulit terasa lebih kencang, benar – beanr sesuai klaim nya untuk prevent anti aging. Oh iya, satu lagi yang saya suka dari toner retinol Avoskin ini adalah tidak ada nya pewarna maupun pewangi tambahan, jadi ya plain saja, dan ini adalah salah satu faktor yang menjadi concern saya juga dalam memilih produk skincare, hehe.


sumber : Avoskin.com

Overall saya sangat puas dan senang akhirnya bisa cocok menggunakan retinol dalam bentuk toner ini. Dikarenakan kulit muka saya sepertinya sudah terbiasa, rencana setelah produk ini habis saya ingin mencoba retinol dalam bentuk krim nya dulu sebelum bertahap ke serum, jadi kita mulai dari yang kandungan bahan nya paling rendah, menengah sampai ke level yang tinggi, dilakukan secara bertahap untuk memberikan kulit kita waktu untuk beradaptasi dengan tingkat kandungan nya.

Semoga bagi para pembaca yang juga ingin mencoba retinol tapi masih ragu – ragu bisa lebih pede lagi ya untuk give it a try, mulai saja dari yang paling ringan seperti  toner retinol ini, selain itu juga tersedia loh kemasan travel 20ml kalau ingin mencoba dan melihat hasilnya di kulit kita sebelum membeli packaging yang besar nya.



Terima kasih sudah berkunjung J

Related Posts
Umi Fitria Prihantini
Seorang Ibu, wanita, teman dan partner yang selalu ingin membuka hati dan pikiran untuk belajar tentang hidup. Email : simpelmommy@gmail.com

Related Posts

Posting Komentar

Popular