SeCrP7dtUL2aVHC9BPTmzy7YOro5ys5FuFCiiVVo

Tips Membiasakan Anak Menggosok Gigi Sejak Dini

Ilustrasi anak menggosok gigi (Pexels.com/RODNAE Productions)

Menggosok gigi adalah rutinitas harian untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut. Dalam dunia kesehatan, para dokter gigi menyarankan untuk menggosok gigi minimal dua kali sehari, pagi dan malam hari sebelum tidur. Tidak hanya dokter gigi,di rumah maupun di sekolah anak – anak juga tidak henti – hentinya dianjurkan untuk senantiasa menggosok gigi. Namun, mulai kapan efektifnya mengajarkan anak menggosok gigi
? tentunya semakin dini semakin baik, namun sedini apa?

Banyak yang memiliki pendapatya masing- masing, ada yang mengajarkan anak menggosok gigi tepat setelah gigi pertamanya tumbuh, ada yang mengajarkan saat memasuki usa – usia tertentu yang semuanya tentu mempunyai pondasi pemahamannya masing – masing. Dimulai dari usia berapapun tentu semua memilki tantangan nya masing – masing. Logikanya memang semakn dini kita mengajarkan anak menggosok gigi, maka semakin kuat pula kebiasaan ini akan mengakar dalam diri si anak, selain itu mengajarkan anak menggosok gigi sedini mungkin juga meminimalisir penolakan atau defensif dari si anak itu sendiri, karena tentu pada awalnya mereka tidak akan langsung mau karena mereka tidak nyaman ada benda asing yang masuk ke dalam oral mereka.

Saya pribadi mengajarkan anak gosok gigi saat si kecil mulai tumbuh gigi. Penyesuaian alat yang diguankan tentu sangat berpengaruh. Saat si kecil masih berusia hitungan bulan dan untuk mengenalkan kebiasaan menggosok gigi, saya menggunakan sikat gigi silikon yang memang di design khusus untuk menggosok gigi susu pertama bayi. Tekstur sikat nya yang lembut tentu tidak akan menyakiti gusi si kecil, selain itu cara penggunaan nya juga gampang, kita cukup memasukkan jari telunjuk ke selongsong sikat nya dan kita bisa menggosok gigi si kecil dengan gerakan jari tangan kita.

Berangsur si kecil tumbuh besar dan susunan giginya sudah mulai lengkap barulah kita bisa mengganti sikat gigi silikon untuk bayi menjadi skat gigi untuk anak – anak. Pilihlah yang bulu sikatnya halus dan kepala sikat yang ramping supaya mudah untuk menjangkau gigi terdalam si kecil. Saat mulai mengunakan sikat gigi standar ini, biasanya anak akan mulai ada sedikit penolakan karena mereka tentu sudah bisa menolak tidak seperti saat masih bayi yang cenderung lebih mudah ya Mom untuk diatur ini itu, hehe. Begitu pula dengan si kecil, awal mulai menggunakan sikat gigi anak dia pun ragu-ragu dan sangat defensif dengan apa yang akan saya lakukan dengan giginya, hehe, sempat beberapa masa di mana si kecil tidak rutin menggosok gigi karena proses pengenalan ini, ditambah lagi harus menggunakan pasta gigi yang mana bila sampai salah rasa atau tidak cocok untuk seleranya, bisa – bisa dia akan menolak terus dan tidak mau menggosok gigi, fiuhh benar- benar harus ekstra effort.

Namun, bagaimanapun juga dan sekuat apapun si kecil menolak untuk menggosok gigi, tetap rutinitas ini harus kita kenalkan dan goal nya adalah bagaimana si kecil bisa menerima dan enjoy dengan kegiatan menggosok gigi ini serta menganggap ini rutinitas harian biasa, bukan suatu kegiatan yang mengancam atau membuatnya tertekan sehingga harus selalu menangis setiap kali menggosok gigi (and I was there once, hehe).

Tips mengenalkan kegiatan menggosok gigi kepada anak sejak dini

Berlandaskan pada pentignya menjaga kebersihan gigi dan mulut anak, karena salah satu problem yang biasanya dialami anak – anak menjelang usia balita salah satunya adalah problem kesehatan gigi seperti misalnya gigi cokelat, karang gigi, gigi keropos dna banyak lagi problem yang lainnya, maka tentu sebagai orang tua kita ingin anak – anak kita terhindar dari masalah kesehatan gigi dan mulut ini,salah satunya ya denan cara membiasakan anak menggosok gigi. Lalu, apa saja tips supaya anak mau dan terbiasa menggosok gigi

Kenalkan sejak gigi pertama mereka tumbuh

Semakin dini anak mengenal konsep menggosok gigi, maka semakin kita bisa meminimalisir penolakan saat mereka besar nanti. Seperti yang sudah saya notice sebelumnya, Moms bisa menggunakan sikat gigi silikon untuk membersihkan gigi anak setelah makan atau sebelum tidur untuk mengenalkan dan mengajarinya menggosok gigi. Bila ada penolakan dari si kecil its oke dan itu wajar – wajar saja, namun jangan putus asa dan menyerah ya, karena kunci si kecil bisa menerima adalah dengan pembiasaan.

Jangan berhenti di tengah jalan

Saat kita sudah bisa memulai dan membiasakan si kecil dengan aktifitas menggosok gigi, kunci selanjutnya adalah konsisten dan jangan sekali – kali kita berhenti atau vakum di tengah jalan dari aktifitas ini karena untuk memulai membiasakan nya lagi akan butuh waktu yang lumayan lama seperti halnya kita memulai dari awal. Sedikit pengalama pribadi, saya pernah berada di fase ini di mana ada masa si kecil tidak rutin menggosok gigi sehingga saat saya hendak memulai membiasakan lagi, tebak apa yang terjadi? yap, drama dan drama, apalagi bila kita memulainya saat mereka sudah berusia di atas satu atau dua tahunan,intensitas penolakannya sangat gencar, namun yah meksipun harus drama dan menangis setiap menggosok gigi, fase ini tetap harus dilewati ya.

Beri mereka contoh

Anak kecil adalah peniru yang ulung. Untuk menarik minat dan merangsang mereka mau menggosok gigi, tidak ada salahnya kita memberikan contoh nyata dengan mengajak seta mereka saat kita menggosok gigi. Perlihatkan kepada anak bahwa kita juga melakukan apa yang kita anjurkan dan ajarkan kepada mereka sehingga hal ini akan semakin membuat mereka percaya dan yakin bahawa kita tidak hanya menyuruh tanpa bukti dan bahwa menggosok gigi juga rutinitas yang kita sebagai orang tua juga lakukan dalam sehari – hari. Selain itu kita juga bisa mengkampanyekan menggosok gigi ini  lewat tayangan film ataupun kartun favorit mereka dengan tema yang sama untuk semakin meyakinkan si kecil bahwa menggosok gigi itu penting dan tentunya fun.

Buat acara mengosok gigi menyenangkan

Cara nya bisa beraneka ragam, mulai dari membeli sikat gigi dengan bentuk yang lucu dan unik, pasta gigi dengan rasa buah-buahan yang disukai anak dan tentunya aman saat tertelan serta membersamai mereka menggosok gigi dengan riang gembira. Jangan ada suara – suara bernada memerintah atau bernada tinggi yang membuat anak semakin merasa mencekam saat menggosok gigi. Tentu perlunya kesabaran sangat berperan penting di sini.

Jadikan menggosok gigi disiplin harian mereka

Setelah anak sudah mulai mau menggosok gigi, pertahankan kebiasaan ini dan jadikan ini disiplin harian mereka. Jangan sesekali skip acara menggosok gigi ini kecuali memang benar – benar tidak memungkinkan.  Dengan menjadikan ini rutinitas harian, maka anak akan terbiasa dan kebiasaan ini akan terbawa sampai mereka besar nanti.

Membiaskaan menggosok gigi mungkin terlihat simple dan biasa saja, namun di balik manfaat kesehatan yang didapat juga terkandung pendidikan disiplin kepada anak sejak dini. Saya pribadi  produk anak yang oleh orang tua saya diajarkan untuk menggosok gigi rutin setiap malam sebelum tidur sampai – sampai ayah saya tidak segan untuk menemani saya dan adik- adik menggosok gigi satu per satu , apapun dilakukan anak-anaknya mau menggosok gigi, termasuk dengan sabar menemani setiap malam karena kami takut ke kamar mandi sendiri di malam hari, hehe. Berawal dari kebiasaan ini yang akhirnya membuat saya tidak pernah skip menggosok gigi setiap malam sebelum tidur bahkan sampai sekarang dan dimanapun selama memungkinkan untuk melakukan nya, bahkan rasanya ada yang kurang dan tidak sreg saat hendak tidur tanpa menggosok gigi terlebih dahulu. Inilah yang ingin saya tanamkan juga kepada anak saya karena saya sudah membuktikan lewat pengalaman masa kecil saya dulu.

Yuk semangat mengajarkan anak – anak menggosok gigi sejak dini!

 

 

Related Posts
Ashana Umi Fitria
Seorang Ibu, wanita, teman dan partner yang selalu ingin membuka hati dan pikiran untuk belajar tentang hidup. Email : simpelmommy@gmail.com

Related Posts

Posting Komentar

Popular